Bahan (untuk 80 – 100 porsi) :
3,5 kg beras
air secukupnya
daun salam 15 - 20 lembar
masako kecil 5 bks
garam
sereh
santan dari 1 kg kelapa
njet 3 - 5 plastik
tepung beras jika diperlukan apabila hasil akhir terlalu encer
Alat :
-
Kompor atau tungku/anglo (2 buah)
-
Centong kayu ukuran besar (dayung)
-
Panci besar (jika kurang besar, bisa dengan 2 buah panci) / jadi
Bahan Pelengkap :
Ayam 2 kg
Telur ayam, 1 kg
kacang kedelai 1 kg
tahu mateng 10 bungkus @ Rp. 3000 dipotong dadu kemudian digoreng
kerupuk 2 kg
tempe 20 buah (untuk dibuat sambel goreng)
minyak goreng
cakue
cakue
bawang daun 0,5 kg (diiiris untuk ditaburkan ketika akan dihidangkan)
seledri (diiiris untuk ditaburkan ketika dihidangkan)
kecap manis 2 botol besar
sambel cabe rawit
sambel cabe rawit
Bumbu untuk sambel goreng tempe:
Cengek, bawang merah, bawang putih, merica, penyedap rasa, gula kelapa
Cara membuat :
Masak
beras sampai menjadi bubur, kurang lebih 2 - 3 jam (dengan api sedang),
jangan lupa sering diaduk supaya kerak tidak terlalu tebalAyam digoreng kemudian disuir-suir
telur didadar, kemudian diiris kecil-kecil
kedelai direndam hingga melar, kemudian ditiriskan, setelah tiris,
kemudian digoreng sampe renyah
kerupuk digoreng
bawang merah diiris lalu digoreng sampai kering (untuk ditabur)
Cara menyajikan :
Masukkan bubur ke mangkok, kemudian tambahkan pelengkap : ayam, kacang,
telur, tahu, bawang daun, bawang goreng, lalu diberi kecap secukupnya, kemudian
tambahkan kerupuk di atasnya...
tambahkan sambal jika suka
Demikian cara membuat bubur Sura, 10 Sura 1440 H
Demikian cara membuat bubur Sura, 10 Sura 1440 H
Insya Alloh malam ini, Jumat, 28 Juli 2023 akan membuat lagi,
10 Muharram 1445 H,
Pak Warso sudah tiada, lahul fatihah
10 Muharram 1445 H,
Pak Warso sudah tiada, lahul fatihah
Malam ini bahan beras 2 kg, menggunakan wajan besar / jadi
mulai pukul 00.30 WIB
tadinya mau pakei kompor, tetapi kok lama
namun kelihatannya buburnya encer, mungkin untuk 3 kg beras buburnya bagus
royco 4 bungkus, santen setengah panci magicom,garam bbrp sdt, daun salam bbrp lmbar
Untuk Muharram 1446 H, 2024, dikarenakan yang sulukan hanya 13 orang putra putri, maka saya tidak diminta bantuan untuk membuat bubur surak.

Hakim Cepi Iskandar di Sidang Praperadilan Setnov (Foto: Antara/Puspa Perwitasari)